Penyakit Tidak Menular (PTM): Ancaman Kesehatan yang Terus Meningkat

14 October 2025
ArtikelBerita
Penyakit Tidak Menular (PTM): Ancaman Kesehatan yang Terus Meningkat

Penyakit Tidak Menular (PTM): Ancaman Kesehatan yang Terus Meningkat

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan kelompok penyakit yang tidak disebabkan oleh infeksi atau penularan langsung dari individu ke individu. Jenis penyakit ini berkembang secara perlahan dan umumnya bersifat kronis. Beberapa contoh PTM yang paling sering dijumpai antara lain diabetes melitus, penyakit jantung, hipertensi, stroke, kanker, dan obesitas.

1. Penyebab Utama PTM

PTM biasanya muncul akibat kombinasi dari berbagai faktor risiko yang dapat dicegah. Faktor-faktor tersebut meliputi:

  • Pola makan tidak sehat, seperti konsumsi tinggi gula, garam, dan lemak jenuh.

  • Kurangnya aktivitas fisik, yang menyebabkan penumpukan lemak tubuh dan gangguan metabolisme.

  • Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol, yang dapat merusak organ vital tubuh.

  • Stres dan kurang tidur, yang memengaruhi sistem hormonal dan metabolisme.

2. Dampak Terhadap Kesehatan dan Ekonomi

Penyakit tidak menular tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada masyarakat dan negara. Seseorang yang menderita PTM sering kali membutuhkan pengobatan jangka panjang dan biaya perawatan tinggi. Secara ekonomi, hal ini menimbulkan beban besar terhadap sistem kesehatan nasional dan menurunkan produktivitas tenaga kerja.

3. Upaya Pencegahan dan Pengendalian

Pencegahan PTM lebih efektif dibandingkan dengan pengobatan. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menerapkan pola makan seimbang, memperbanyak konsumsi buah, sayur, dan makanan tinggi serat.

  • Rutin berolahraga, minimal 30 menit per hari.

  • Menghindari rokok dan alkohol, serta menjaga berat badan ideal.

  • Rutin memeriksa kesehatan, seperti pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol.

4. Peran Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah memiliki peran penting dalam menekan angka kejadian PTM melalui kampanye hidup sehat, peningkatan akses layanan kesehatan, serta pengendalian produk berisiko tinggi seperti minuman manis dan makanan cepat saji. Sementara itu, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran untuk menerapkan gaya hidup sehat sejak dini.